Jumat, 26 Desember 2014

Bentuk - Bentuk Badan Usaha



Bentuk Yuridis Perusahaan
Perusahaan Perorangan
Perusahaan Perseorangan adalah perusahaan yang dilakukan, direncanakan dan diawasi serta tanggung jawab sendiri oleh pengusaha yang bersangkutan. Sifat – sifat dari perusahaan perseorangan adalah sebagai berikut :
·         Tanggung jawab sendiri
·         Kerugian ditanggung sendiri
·         Keuntungan diterima sendiri
·         Modal sendiri
Keuntungan dari perusahaan perseorangan yaitu bisa mengambil keputusan secara cepat, dan keuntungan diperoleh untuk diri sendiri. Kerugiannya yaitu banyak kelemahan, karena hasil pemikiran sendiri biasanya kurang matang dan kurang adanya kepercayaan bilaman untuk memperoleh pinjaman modal.

Firma
      Firma adalah badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih, tiap-tiap anggota bertanggung jawab penuh terhadap kewajiban perusahaan.
    Keunggulan firma adalah sebagai berikut :
·         Prosedur pendirian firma mudah
·         Firma memiliki kemampuan finansal lebih besar
·         Firma memiliki status hukum jelas
·         Dalam firma, setiap keputusan diambil bersama sehingga dimungkinkan adanya keputusan yang lebih baik.

Kelemahan firma adalah sebagai berikut :

·         Kekurangcakapan salah satu anggota menimbulkan kerugian atas firma, yang mengakibatkan anggota lain turut menanggung.
·         Rawan konflik internal
·         Adanya tanggung jawab tak terbatas atas utang-utang perusahaan

Perseroan Komanditer
Perseroan Komanditer atau CV adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau lebih yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau lebih yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.
                Jenis – jenis Perseroan Komanditer :
·         Perseroan Komanditer Murni
·         Perseroan Komanditer Bersaham
·         Perseroan Komanditer Campuran
Kelebihan Perseroan Komanditer :
·         Muah proses pendiriannya
·         Dari segi kepemimpinan,persekutuan komanditer relatif lebih baik
·         Kebutuhan akan modal dapat dipenuhi
·         Perseroan komanditer cenderung lebih mudah memperoleh kredit
Kelemahan Perseroan Komanditer :
·         Tanggung jawab para sekutu komanditer yang terbatas mengendorkan semangat mereka untuk memajukan perusahaan
·         Kelangsungan hidup tidak menentu, karena banyak tergantung dari sekutu aktif yang bertindak sebagau pemimpin persekutuan


Perseroan Terbatas
         Perseroan terbatas adalah suatu badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.
      Keuntungan Perseroan Terbatas :
·         Kewajiban terbatas
·         Masa hidup abadi
Kelemahan Perseroan Terbatas :
·         Kerumitan perizinan dan organisasi

BUMN
  BUMN adalah perusahaan negara yang merupakan bagian dan kesatuan produksi yang bertujuan untuk memberikan jasa atau layanan kepada publik, memupuk pendapatan dan menyelenggarakan kepentingan publik.
          Ciri – Ciri BUMN :
·         Pemerintah berkedudukn sebagai pemegang saham dalam permodalan perusahaan
·         Dapat menghimpun dana dari pihak lain
·         Sebagai stabilisator perekonomian dalam rangka menyejahterakan rakyat
·         Sebagai sumber pemasukan negara
·         Seluruh atau sebagian besar modalnya milik negara
·         Pemerintah memegang hak atas segala kekayaan dan usaha

Koperasi
Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimilik dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

      Keunggulan Koperasi :
                Kemungkinan koperasi untuk memperoleh keunggulan komparatif dari perusahaan lain cukup besar mengingat koperasi mempunyai potensi kelebihan antara lain pada skala ekonomi. Aktivitas yang nyata, faktor-faktor precuniary, dan lain – lain.


Lembaga Keuangan
Lembaga Keuangan Bank
Lembaga keuangan Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Sedangkan menurut perundang-undangan, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk – bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan tarah hidup rakyat banyak.
Lembaga Keungan Bukan Bank
Lembaga keuangan bukan bank adalah lembaga keuangan yang memberikan jasa-jasa keuangan dan menarik dana dari masyarakat secara tidak langsung (non depository). Lembaga keuangan bukan bank terdiri dari beberapa jenis, yaitu lembaga pembiayaan yang terdiri dari leasing, factoring, pembiayaan konsumen dan kartu kredit, perusahaan peransurasian yang diantaranya asuransi keuangan dan asuransi jiwa serta reasuransi, dana pensiun yang terdiri dana pensiun pemberi kredit dan dana pensiun lembaga keuangan.


Kerjasama, Penggabungan dan Ekspansi
Bentuk – Bentuk Penggabungan
·         Penggabungan Vertikal – Integral
Penggabungan Vertikal – Integral disebut juga integrasi ke Hulu dan Hilir adalah suatu bentuk penggabungan antara perusahaan yang dalam kegiatannya memiliki tahapan produksi berbeda, biasanya menurut urut-urutan produksi atau sebaliknya.
·         Penggabungan Horisontal – Paralelisasi
Penggabungan Horisontal – Paralelisasi adalah bentuk penggabungan antara dua atau lebih perusahaan yang bekerja pada jalur atau tingkat yang sama.
Pengkhususan Perusahaan
·         Spesialisasi : perusahaan yang mengkhususkan diri pada kegiatan yang menghasilkan satu jenis produk saja.
·         Diferensiasi : Pengkhususan pada fase produksi tertentu.
Pengkonsentrasian Perusahaan
·         Trust
Trust adalah suatu penggabungan atau pemusatan beberapa badan usaha yang sejenis maupun berlainan menjadi badan usaha baru yang lebih besar dan kuat sehingga secara hukum maupun ekonomis badan usaha yang tergabung tidak berdiri sendiri lagi.
·         Kartel
Kartel adalah suatu kerja sama atau penggabungan atas dasar sukarela dan beberapa badan usaha sejenis untuk memproduksi atau menjual barang hasil produksinya.
·         Holding Company
Holding Company adalah penggabungan suatu badan usaha dengan badan usaha lain dengan cara membeli sebagian besar saham dari beberapa badan usaha.
·         Joint Venture
Joint Venture adalah suatu gabungan antara dua pihak atau lebih yang mengumpulkan modal untuk mendirikan badan usaha dengan perjanjian tertentu.
·         Sindikasi
Sindikasi adalah bentuk perjanjian kerjasama antara beberapa orang untuk melaksanakan suatu proyek.
·         Concern
Concern adalah suatu bentuk penggabungan yang dilakukan baik secara horisontal maupun vertikal dari sekumpulan perusahaan holding.
Cara – Cara Penyatuan Usaha
·         Merger
Merger adalah suatu penggabungan antara badan usaha yang sejenis dengan tujuan memperkuat kedudukan perusahaan. Meger bertujuan untuk memperkuat kedudukan dan stabilitas badan usaha yang bergabung dan untuk mempermudah pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan kerja badan usaha yang ada.
·         Konsolidasi
Konsolidasi adalah tindakan yang dilakukan oleh dua badan usaha atau lebih untuk meleburkan diri dengan cara membentuk satu badan usaha baru.
·         Akuisisi
Akuisisi adalah upaya untuk memperbesar badan usaha dengan cara memiliki badan usaha lain atau memindahkan kepemilikan asal badan usaha lain. Akuisisi bertujuan untuk membentuk kekuatan bersama yang lebih tangguh dan mencapai manajemen perusahaan yang lebih efisien dengan saling mengisi dan saling mengoreksi.
 



Sumber :

 

Selasa, 16 Desember 2014

Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan



Pengertian Perusahaan
Sebelum kita mengetahu definisi Perusahaan secara umum, mari kita lihat definisi Perusahaan menurut beberapa ahli.
1.       Murti Sumarni (1997)
“Perusahaan adalah sebuah unit kegiatan produksi yang mengolah sumber daya ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat.”
2.       Molengraaff
“Perusahaan adalah keseluruhan perbuatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar, untuk memperoleh penghasilan dengan cara memperdagangkan atau menyerahkan barang atau mengadakan perjanjian perdagangan.”
3.       Much Nurachmad
Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang berbadan hukum atau tidak, milik orang perseorangan, milik persekutuan atau milik badan hukum, baik milik swasta maupun milik negara yang mempekerjakan pekerja dengan membayar uah atau imbalan dalam bentuk lain.

Jadi dapat disimpulkan bahwa Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi.

Tempat Kedudukan Perusahaan
      Tempat kedudukan Perusahaan adalah kantor pusat perusahaan itu sendiri. Biasanya, tempat kedudukan perusahaan dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain.

Letak Perusahaan
      Letak Perusahaan adalah tempat melakukan kegiatan fisik di dalam perusahaan itu sendiri.

Jenis Letak Perusahaan
     Letak Perusahaan dibedakan menjadi 4, yaitu :
·         Letak Perusahaan yang Dipengaruhi Oleh Faktor – Faktor Ekonomi
Letak Perusahaan ini ditentukan berdasarkan faktor – faktor ekonomo yang mempengaruhinya. Seperti, ketersediaan tenaga air, ketersediaan bahan mentah, ketersediaan modal, dan lain – lain.

·         Letak Perusahaan yang Terikat dengan Sejarah
Letak Perusahaan ini hanya dapat dijelaskan berdasarkan sejarah. Seperti perusahaan batik, dan lain-lain.

·         Letak Perusahaan yang Terikat dengan Alam
Letak Perusahaan ini pada umumnya karena adanya ketersediaan dan kemudahan bahan baku. Seperti perusahaan perkebunan, pertambangan, dan lain – lain.

·         Letak Perusahaan yang Ditentukan oleh Pemerintah
Letak Perusahaan ini ditentukan oleh pemerintah berdasarkan pertimbangan keamanan, kesehatan, politik, dan lain – lain.

Tujuan dari Pendirian Perusahaan
·         Tujuan pendirian perusahaan menurut segi ekonomis yaitu berkenaan dengan upaya perusahaa untuk mempertahankan eksistensinya. Contohnya menciptakan pelanggan, harga, laba, kuantitas, tenaga produk. 
·         Tujuan pendirian perusahaan menurut segi sosial yaitu perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia, masyarakat luas maupun faktor – faktor produksi.

Perusahaan Sebagai Suatu Sistem
Sistem adalah suatu kesatuan dari unit – unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu sistem karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat, maupun tanggung jawab sosial.

Sistem Perusahaan
Sifat dari sistem perusahaan yaitu : Dinamis, saling tergantung, kompleks, sifatnya beragam, dan sebagai suatu kesatuan.

Fungsi – Fungsi Perusahaan
·         Fungsi Operasi : Produksi dan Pembelian, keuangan, personalia, akuntansi, pemasaran, pelayanan umum dan undang-undang, fungsi operasi penunjang, administasi, dan sebagainya. 
·         Fungsi Manajemen : Pengorganisasian, Pengarah, Perencanaan, Pengendalian.

Ciri – Ciri Perusahaan
·         Operatif : Adanya aktivitas ekonomi.
·         Koordinatif : Diperlukan kerjasama semua pihak.
·         Regular : Diperlukan keteraturan agar dapat selalu bergerak maju.
·         Dinamis : Mampu mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap perubahan.
·         Formal : Tunduk kepada peraturan.
·         Lokasi : Didirikan pada tempat yang geografis jelas.
·         Pelayanan Bersyarat .

Jenis – Jenis Lingkungan Perusahaan dan Pengaruhnya Terhadap Perusahaan
·         Lingkungan Internal
Lingkungan internal adalah faktor – faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Contohnya Tenaga Kerja, Peralatan, Investor, Sistem Informasi dan Administrasi.
·         Lingkungan Eksternal
Lingkungan Eksternal meliputi variabel – variabel di luar organisasi yang dapat berupa tekanan umum dan tren di dalam lingkungan kerja organisasi.


Pendekatan Bisnis dan Lingkungan
Kesempatan bisnis serta bisnis itu akan selalu dipengaruhi oleh lingkungan. Hubungan antar bisnis dengan lingkungan sangat erat. Perusahaan yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan akan tersingkir dari kancah persaingan bisnis.


Sumber :

Ruang Lingkup Bisnis



Ruang Lingkup Bisnis
Pengertian Bisnis:
                Sebelum kita mengetahui definisi Bisnis secara umum, mari kita lihat dulu seperti apa definisi bisnis menurut para ahli.
  •        Huat, T Chwee (1990)
“Bussinessis then simply a system that produces good and service to satisfy the needs of our society.”
Artinya : Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat.
  •        Griffin dan Ebert (1996)
“Bussiness is all those activies involved in providing the goods and services needed or desired by people.”
Artinya : Bisnis sebagai aktivitas yang menyediakan barang dan jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen.
                Jadi dapat disimpulkan bahwa bisnis merupakan segala macam usaha yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan memproduksi barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar mendapatkan keuntungan atau laba.
Jenis-Jenis Bisnis:
  •        Monopsoni         : Suatu keadaan dimana satu pelaku usaha yang menguasai penerimaan pasokan.
  •        Oligopoli              : Suatu kedaan dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan.
  •        Oligopsoni           : Suatu keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha yang menguasai penerimaan pasokan.
  •        Pasar Monopoli: Suatu keadaan dimana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.
Tujuan kebijakan bisnis:
Tujuan kebijakan bisnis ada 4, yaitu:
  •        Melindungi Usaha Kecil dan Menengah
Karena Indonesia di dominasi oleh usaha-usaha menengah keatas, maka kebijakan ini dibuat untuk mencegah usaha kecil dan menengah tersingkir.
  •        Melindungi lingkungan hidup dan sekitarnya
Karena kebijakan ini berisi aturan-aturan yang harus tetap melindungi lingkungan dan sekitarnya, maka para pebisnis akan lebih mengurangi dampak negatif yang akan merusak lingkungan.
  •        Melindungi konsumen
Segala sesuatu yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik. Jangan sampai konsumen merasa kecewa karenamengkonsumsi  barang atau jasa yang diberikan oleh pebisnis itu. Karena konsumen merupakan Raja.
  •        Pendapatan Pemerintah
Semakin banyak untung/laba yang diperolah dari suatu bisnis, maka semakin besar pula pajak yang harus dibayarkan kepada pemerintah. Pajak yang telah dibayarkan biasanya untuk melakukan pembangunan di setiap wilayah.


Sistem Perekonomian dan Sistem Pasar:
                Definisi Sistem Perekonomian menurut para ahli:
  •       Menurut Dumairy,  sistem perekonomian adalah sistem yang melakukan pengaturan dan menghubungkan ekonomi antara manusia dengan serangkaian kelembagaan pada suatu tatanan kehidupan.
  •        Menurut Sheridan, sistem perekonomian mengacu pada cara seseorang melakukan kegiatan ekonomi dalam pencarian kebahagiaan pribadi.
  •        Menurut Sanusi, sistem perekonomian adalah suatu organisasi yang dibentuk dari sejumlah lembaga atau pranata (ekonomi, gagasan, dan sosial) yang mempengaruhi satu sama lain dengan ditunjukan ke penanganan masalah pokok dari segala kegiatan perekonomian, baik itu produksi, konsumsi maupun distribusi.

Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian Sistem Perekonomian secara umum yaitu strategi suatu negara yang bertujuan mengatur kehidupan ekonomi untuk mewujudkan kemakmuran.

Jenis – jenis Sistem Perekonomian:
  •        Sistem Perekonomian Tradisional
Pada sistem perekonomian ini, seseorang bekerja hanya demi memenuhi kebutuhan pokok dirinya sendiri atau keluarganya. Tujuan utama dari sistem perekonomian ini adalah untuk bertahan pada tradisi yang sudah turun temurun. Sistem ini masih menggunakan sistem barter dan teknologi yang dipakai masih sederhana.
  •       Sistem Perekonomian Liberalis Kapitalis
Sistem perekonomian ini merupakan sistem yang memberi kebebasan bagi para pelaku ekonomi untuk melaksanakan kegiatan yang terbaik untuk kepentingan individual atau sumber-sumber daya ekonomi atau faktor produksi.
  •        Sistem Perekonomian Sosialis Komunis
Pada sistem Perekonomian ini, negara menguasai sumber daya ekonomi atau faktor produksi. Penekanan negara yang menerapkan sistem perekonomian sosialis komunis adalah kebersamaan rakyat dalam melaksanakan dan mengembangkan perekonomian.
  •        Sistem Perekonomian Campuran
Sistem perekonomian ini merupakan gabungan logis dari ketidaksempurnaan dari sistem perekonomian liberalis kapitalis dan sistem perekonomian sosialis komunis.

Definisi Sistem Pasar:
Sistem ekonomi pasar sering disebut juga sistem ekonomi liberal. Sistem ekonomi pasar merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengolahan dan pemanfaatan sumber daya di dalam perekonomian yang dilakukan oleh individu dan terbebas dari campur tangan pemerintah.

Ciri- ciri Sistem Pasar:
1.       Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
2.       Peranan pemerintah dalam perekonomian sangat kecil
3.       Setiap individu memiliki kebebasan untuk memiliki faktor-faktor produksi

Kesempatan Bisnis atau Usaha :
Tanpa disadari banyak sekali diluar sana di lingkungan masyarakat kita banyak menyimpan kegiatan atau skill yang dapat dijadikan sebagai lahan bisnis. Kuncinya adalah percaya diri, kreatif, dan bersungguh-sungguh dalam melakukannya.
Ada beberapa kesempatan bisnis dan usaha, contohnya :
  •         Usaha makanan.
  •       Usaha mengolah bahan bekas menjadi barang yang lebih ekonomis.
  •        Usaha menjahit, dan lain-lain.

Unsur – Unsur Penting dalam Aktivitas Ekonomi :
  •      Faktor keinginan manusia
Faktor ini merupakan unsur terpenting dalam aktivitas ekonomi karena manusia memiliki keinginan yang membuat mereka dapat berpikir keras untuk memenuhi keinginannya tersebut.
  •        Sumber Daya
Sumber Daya merupakan kunci dalam memperoleh kesuksesan dalam bidang ekonomi.
  •        Cara – Cara Berproduksi
Persoalan barang atau jasa apa yang harus diproduksi, berapa banyak barang atau jasa yang harus diproduksi

Hakikat Bisnis :
Hakikat Bisnis merupakan usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia yang bermanfaat bagi masyarakat. Pebisnis akan selalu melihat adanya kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk melayani secara baik sehingga masyarakat menjadi puas dan senang. Dari kepuasan masyarakat itulah Pebisnis akan mendapatkan keuntungan dan pengembangan usahanya.

Mengapa Belajar Bisnis :
Karena dengan mempelajari bisnis kita mampu meningkatkan kualitas berbisnis, mengambil kesempatan bisnis, mencari ide yang kreatif, dan mampu mengetahui cara memperoleh keuntungan. Dengan belajar bisnis pula, kita diajarkan bagaimana cara menghadapi masalah dalam berbisnis. Maka dari itu sangat penting sekali bagi masyarakat yang ingin terjun di dunia ekonomi untuk mempelajari bisnis terdahulu agar dapat sukses dalam menjalankan bisnis yang dilakukannya.


Sumber :
http://Usaginoempire.blogspot.com/2012/09/bisnis-dan-lingkungan.html?m=1 

Kamis, 02 Oktober 2014

new class, new friends

     HAAAAIIIII! Gak kerasa ya sekarang gue udah jadi Mahasiswa. Beda banget pokoknya beda dari yang tadinya SMA sekarang udah Kuliah. Gue sekarang kuliah di Universitas Gunadarma jurusan Akuntansi. Padahal tadinya gue jurusan IPA. tapi gak apa-apalah ya pindah jurusan. Hampir 5bulan libur dari setelah UN, dan akhirnya gue merasakan kembali yang namanya belajar. Walaupun udah agak-agak lupa sama pelajarannya tapi kalo diinget-inget lagi ya dikit-dikit inget lah.
     Gue dapet kelas 1EB29. Awalnya gue gak kenal sama orang-orangnya. Dan alhasil gue kenalan sama mereka. Alhamdulilahnya mereka baik-baik banget. Ada yang pinter juga jadi bisa ngejarin gue kalo gak ngerti. Pokoknya macem-macem deh. Kalo lagi jam kosong kita sempetin buat selfie.
     HAHA nih gue kasih Foto-foto kita, walaupun cuma sedikit:
Ini dari paling kiri : Gue, Arieska,Devya. belakang: Diana, Puji, Nurul. Kalo makan ataupun buat kelompok selalu bareng.



belom siap banget padahal-_-

wuhuuuuu